Hari ini pengumuman kelulusan SNMPTN. Meskipun selama ini tidak yakin, tapi tetap saja harapan untuk lulus itu ada. Dan itu mestinya memang ada. Namun, ternyata Tuhan belum memberiku kesempatan untuk bisa melanjutkan pendidikan melalui jalur ini.
Terbayang kembali perjuangan selama 3 tahun, penuh lika-liku kehidupan remaja SMA. Berjuang untuk tetap mampu bertahan meskipun jauh dari keluarga.
Teringat kembali awal memulai hari di bangku SMA. SNMPTN menjadi tujuan utamaku berada di tempat ini. Meninggalkan zona nyaman, lalu berjuang di sini. Aku pernah merasakan dihina, disakiti, dikhianati, tapi aku selalu berusaha untuk berjuang. Aku selalu berusaha mengingat pesan mama dan papa. Nasihat dan harapannya selalu kupeluk di setiap langkahku, berharap dengan diterimanya aku di suatu PTN nanti boleh menjadi kebanggaan buat mereka yang selama ini berlelah menghidupiku.
Namun ternyata semua harapan dan perjuangan itu seolah sia-sia.
Terima kasih kuucapkan untuk universitas yang telah menolakku. Sekarang aku harus berjuang lebih keras lagi, 'tuk membuktikan bahwa aku bisa menjadi salah satu dari sekian orang terbaik. Terima kasih, sudah menolak diriku. Akan kubuktikan, aku mampu menjadi orang yang lebih baik, dan akan diterima di tempat yang lebih baik, suatu hari nanti. "I believe myself, because God loved me".